Jika ditanya siapa yang paling berjasa pada diri anda dalam bidang agama? Akan saya jawab "Kyai Kampung".
Mereka tidak pernah dipanggil kyai, ustadz, apalagi dipanggil ulama. Santri-santri hanya memanggil "Pak" atau "Kang" atau "Abah".
Sungguh sebutan yang sangat familiar dan akrab. Tapi jasanya mengenalkan saya huruf Aa Ba Taa, yang menuntun lidah kelu saya hingga mahir baca Al-Qur'an, mereka yang sabar membimbing wudhu dan shalat saya tanpa dibayar.
Mereka yang rela tidak bekerja dan hidup seadanya demi menanti anak-anak di surau. Tapi, sekarang mereka telah banyak ditinggalkan santri-santrinya.
Para santri lebih terpesona dan takjub dengan ceramah para ulama dan ustadz masa kini. Para ustadz yang walaupun tidak pernah bertemu, jauh-jauh didatangi, tapi kyai kampung yang di depan mata tidak pernah disapa.
Sangat disayangkan, bukan? Ayo, para santri, pulanglah. Kembalilah kepada kiaimu, raihlah ridhonya. Karena hanya mereka yang mampu mengantarkanmu kepada Syafaat Baginda Rasul Kanjeng Nabi Muhammad. Bukan suara radio ataupun gambar di televisi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar