Senin, 25 April 2016

Wahai Wanita

Berprofesilah wahai wanita, tapi jangan lupakan kodratmu
Kodratmu adalah pemalu dan menjaga kehormatan (al ihtisyam wa al ‘iffah)
Kau diciptakan sebagai simbol keanggunan, karena kau adalah keindahan
Keanggunanmu itu tampak saat kepalamu kau tundukkan
Tak usah bersuara keras, karena diammu sudah memberi makna
Tak usah banyak cari perhatian, karena senyummu sudah banyak laki-laki jatuh tertawan
Dan tak usah menangis menjerit, karena tetesan air matamu sudah mampu menggerus hati lawan.
Oleh: Abah Makhsun

9 komentar:

  1. Ukhty Nur MayaSenin, April 25, 2016

    subhanallah
    islam sangat memandang mulia pada wanta

    BalasHapus
  2. @Ukhty Nur Maya
    Iya ty, subhanalloh. Bahkan rosul menyebutnya 3x lebih penting sbg seorang ibu, baru setelahnya ayah.

    Kedudukan wanita yang sepecial (pake bumbu kacang) sedep jidan !

    BalasHapus
  3. Ajib jiddan.. Menghormati wanita sama saja menghormati ibu sendiri bagi ane

    BalasHapus
  4. @Ihsan

    “Jika kau berniat menyakiti wanita, ingatlah bahwa ibumu adalah wanita”

    begitulah kalimat mainstream yang sering ku dengar, heheee

    BalasHapus
  5. Anggi fernandoSenin, April 25, 2016

    Waw ngeri mat

    BalasHapus
  6. Aku belum bisa menjadi wanita seperti itu :cry:

    suaraku keras, gayaku tomboy, pokoknya jauh dari kata anggun :)

    BalasHapus
  7. @Anggi fernando
    apanya yg ngeri, ndan? :D

    @She Zhie
    Insyaalloh nanti ada waktunya :)

    BalasHapus
  8. berpakaianlah yang semestinya, dan jangan pacaran :)

    ane aja gk pacaran kok :)

    BalasHapus
  9. @Ilham,
    Apa lagi ane, sejak SMA gak pacaran. jaman SMP gak usah dihitung lah, hihihi :D

    BalasHapus