Senin, 18 April 2016

TERUNTUK KAU; CALON ISTRIKU

Tutuplah mataku dengan kerudung hijabmu, agar tak lagi ku lirik wajah-wajah cantik selain wajah cantikmu.

Biarlah kerudung hijabmu menghias wajahmu yang cantik, seraya menutup mataku.

Bungkamlah mulutku dengan kata santunmu, agar tak keluar dari mulutku kata senonoh nan fasih tarian lidahku.

Biarlah kata santunmu menghias pekertimu yang penuh kharismatik, seraya membungkam mulutku.

Belenggulah diriku dengan akhlak muliamu, agar tak lagi hidupku bebas, jalani hidup tiada aturan batas.

Biarlah akhlak muliamu menancap dibatin nan fisik, seraya membelenggu diriku.

Teruntuk kau, warnailah jendela kehidupanku, agar tampak indah dihadap-Nya.

Teruntuk kau, yang masih menjadi rahasia Tuhan

11 komentar:

  1. Puisinya cantik sekali, penuh makna, kuberi jempol dah :)

    Kerudung hijabmu meninggalkan jejak sang bidadari
    Sang bidadari yang ingin segera kutemui atas ijinNYA

    BalasHapus
  2. @She Zhie
    Bidadarinya kamu, bukan? Hihihi :D

    BalasHapus
  3. BoengZuu yng ManDIERYSenin, April 18, 2016

    boleh di contek gak nih . . . Buat calon istri saya. . . .

    BalasHapus
  4. @BoengZuu yng ManDIERY
    Sangat boleh, kang :)

    BalasHapus
  5. Wah ini puisi yang sangat indah sob

    Aksara terangkai indah
    Menyimpan makna yang tak terduga
    Siapakah yang tak tergugah
    Mendengar puisi sang pujangga

    Folback sukses ya

    BalasHapus
  6. @Ukhty Nur Maya
    Oke ukhty, makasih follbacknya ^_^

    BalasHapus
  7. Salam kenal aja gan, semoga sukses selalu buat puisinya.. Ane gak ada bakat dlam puisi jadi gak ad komen nyangkut puisi :mrgreen:

    BalasHapus
  8. teruntuk istriku


    ......

    tamat...


    haha keren puisinya.. semoga para wanita yang baca puisi ini memahaminya dan menerapkannya nanti jika sudah berkeluarga

    BalasHapus
  9. @Ilham,
    Hihihihi iya mas, puisi ini hanya selingan aja biar otakku gak bosen mikir hehehe...
    Semoga manfaat :D

    BalasHapus
  10. Satria Tujuh SaljuSelasa, April 19, 2016

    Gadis berbalut jilbab yang anggun
    Matanya seakan menarik sejuta pesona
    Senyumnya seakan dekat dengan malaikat
    Suaranya seperti bidadari yang
    mengagungkan syair cinta Rosululloh.....................................................................Gadis itu duduk sendiri melihat hujan malam
    itu Diam tanpa menghiraukan lingkungannya
    Aku terpaku diantara anak muda yang
    menunggu hujan reda Melihat Gadis itu mencari arti yang dimaksud...................................................................... Aku tak tahan melihat dia
    Mengartikan apa yang terbesit dihatinya
    Aku hanya bisa membatin ”lihatlah aku yang
    merindukanmu”
    Namun angin pun tak sanggup menembus
    rinduku untuknya.. :D

    BalasHapus
  11. @Satria Tujuh Salju,
    Duuuhhh mak nyess, :3
    Contek ah conteeeekkk.... Buat besok :v

    BalasHapus