Tutuplah mataku dengan kerudung hijabmu, agar tak lagi ku lirik wajah-wajah cantik selain wajah cantikmu.
Biarlah kerudung hijabmu menghias wajahmu yang cantik, seraya menutup mataku.
Bungkamlah mulutku dengan kata santunmu, agar tak keluar dari mulutku kata senonoh nan fasih tarian lidahku.
Biarlah kata santunmu menghias pekertimu yang penuh kharismatik, seraya membungkam mulutku.
Belenggulah diriku dengan akhlak muliamu, agar tak lagi hidupku bebas, jalani hidup tiada aturan batas.
Biarlah akhlak muliamu menancap dibatin nan fisik, seraya membelenggu diriku.
Teruntuk kau, warnailah jendela kehidupanku, agar tampak indah dihadap-Nya.
Teruntuk kau, yang masih menjadi rahasia Tuhan
Puisinya cantik sekali, penuh makna, kuberi jempol dah :)
BalasHapusKerudung hijabmu meninggalkan jejak sang bidadari
Sang bidadari yang ingin segera kutemui atas ijinNYA
@She Zhie
BalasHapusBidadarinya kamu, bukan? Hihihi :D
boleh di contek gak nih . . . Buat calon istri saya. . . .
BalasHapus@BoengZuu yng ManDIERY
BalasHapusSangat boleh, kang :)
Wah ini puisi yang sangat indah sob
BalasHapusAksara terangkai indah
Menyimpan makna yang tak terduga
Siapakah yang tak tergugah
Mendengar puisi sang pujangga
Folback sukses ya
@Ukhty Nur Maya
BalasHapusOke ukhty, makasih follbacknya ^_^
Salam kenal aja gan, semoga sukses selalu buat puisinya.. Ane gak ada bakat dlam puisi jadi gak ad komen nyangkut puisi :mrgreen:
BalasHapusteruntuk istriku
BalasHapus......
tamat...
haha keren puisinya.. semoga para wanita yang baca puisi ini memahaminya dan menerapkannya nanti jika sudah berkeluarga
@Ilham,
BalasHapusHihihihi iya mas, puisi ini hanya selingan aja biar otakku gak bosen mikir hehehe...
Semoga manfaat :D
Gadis berbalut jilbab yang anggun
BalasHapusMatanya seakan menarik sejuta pesona
Senyumnya seakan dekat dengan malaikat
Suaranya seperti bidadari yang
mengagungkan syair cinta Rosululloh.....................................................................Gadis itu duduk sendiri melihat hujan malam
itu Diam tanpa menghiraukan lingkungannya
Aku terpaku diantara anak muda yang
menunggu hujan reda Melihat Gadis itu mencari arti yang dimaksud...................................................................... Aku tak tahan melihat dia
Mengartikan apa yang terbesit dihatinya
Aku hanya bisa membatin ”lihatlah aku yang
merindukanmu”
Namun angin pun tak sanggup menembus
rinduku untuknya.. :D
@Satria Tujuh Salju,
BalasHapusDuuuhhh mak nyess, :3
Contek ah conteeeekkk.... Buat besok :v